Puskesmas Pejagoan Sukses Selenggarakan SPELING, Warga Peniron Tersentuh Layanan Kesehatan
Puskesmas Pejagoan Sukses Selenggarakan SPELING, Warga Peniron Tersentuh Layanan Kesehatan
Pejagoan – Puskesmas Pejagoan berhasil menyelenggarakan program Dokter Spesialis Keliling (Speling) di Desa Peniron, Pejagoan, Sabtu (06/09/2025). Program ini merupakan kolaborasi apik antara Dinas Kesehatan dan PPKB Kabupaten Kebumen, Puskesmas Pejagoan dengan tim dokter dari RS PKU Muhammadiyah Sruweng. Sebanyak 122 warga Desa Peniron antusias mengikuti kegiatan ini dan mendapatkan layanan kesehatan gratis dari dr. Khoirul Anwar, Sp. PD dan dr. Sari Rahayu Dwi Utami, SP.JP.
Kepala Desa Peniron, Triyono Adi, menyambut baik inisiatif ini. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Puskesmas Pejagoan dan RS PKU Muhammadiyah Sruweng atas kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat. "Kami sangat bersyukur dengan adanya program ini. Warga kami yang sulit menjangkau layanan dokter spesialis kini bisa mendapatkan pemeriksaan langsung di desa," ujar Triyono Adi.
Pelayanan yang diberikan meliputi pemeriksaan dan konsultasi dengan dokter spesialis. Berdasarkan hasil pemeriksaan, banyak pasien baik dewasa dan lansia mengeluhkan gejala yang mengarah pada penyakit kronis. "Sejumlah pasien datang dengan keluhan tekanan darah tinggi (hipertensi) dan kadar gula darah tinggi (diabetes). Hal ini menunjukkan pentingnya edukasi dan deteksi dini terhadap penyakit tidak menular," ungkap dr. Timbul Pranoto M.Sc, Sp.KKLP selaku Kepala Puskesmas Pejagoan.
Dalam acara Speling ini Puskesmas Pejagoan turut serta memberikan sosialisasi Cerdik atau Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet sehat dan seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres untuk mencegah penyakit tidak menular.
Dengan suksesnya acara ini, Puskesmas Pejagoan berharap dapat terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan yang merata di seluruh wilayah Pejagoan. Program Speling ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang menyentuh lebih banyak desa di masa mendatang. The Wish
