Sambutan Kepala Puskesmas Pejagoan
Sambutan Kepala Puskesmas Pejagoan
Bismillahi Rahmani Rahim
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sehat untuk kita semua.
Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan karunia-Nya, Puskesmas Pejagoan dapat terus hadir memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Memasuki Tahun Baru 2026, kami mengusung tema “Sehat Jiwa, Sehat Raga, Sejahtera Selamanya” sebagai landasan dan komitmen bersama dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat Pejagoan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Tahun 2025 menjadi tonggak penting bagi Puskesmas Pejagoan. Berkat kerja keras, dedikasi seluruh tenaga kesehatan, dukungan lintas sektor, serta partisipasi aktif masyarakat, kami berhasil meraih berbagai prestasi dan capaian layanan kesehatan. Prestasi tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan, namun juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas pelayanan, dan menghadirkan layanan kesehatan yang semakin humanis, responsif, dan profesional.
Sejalan dengan semangat tersebut, pada tahun 2026 ini kami dengan bangga memperkenalkan Maskot Puskesmas Pejagoan “Si JAGO” (Jagoan Sehat). Si JAGO merupakan karakter ayam jago antropomorfik dengan gaya visual 3D kartun yang friendly, bersih, dan modern, yang dirancang sebagai identitas edukatif sekaligus representasi nilai-nilai Puskesmas Pejagoan.
Pemilihan ayam jago sebagai maskot dilandasi oleh kearifan lokal (local wisdom), yang berkaitan erat dengan nama Kecamatan Pejagoan, yang secara etimologis mengandung makna jago sebagai simbol pemenang, juara, dan semangat unggul. Melalui Si JAGO, kami ingin mengubah stigma ayam jago yang kerap dikaitkan dengan pertarungan, menjadi simbol kesehatan, kedisiplinan, energi positif, dan semangat hidup sehat.
Secara filosofis, Si JAGO merepresentasikan visi kami “Sehat Jiwa, Sehat Raga, Tujuan Kami”.
Dalam aspek Sehat Raga, ayam jago dikenal sebagai simbol energi dan kedisiplinan: bangun paling pagi, berkokok lantang sebagai lambang paru-paru yang sehat, serta bergerak lincah yang mencerminkan fisik prima dan metabolisme tubuh yang baik. Gestur jempol (thumbs up) pada Si JAGO menjadi simbol kondisi tubuh yang “oke” sekaligus ajakan untuk menerapkan pola hidup sehat.
Sementara dalam aspek Sehat Jiwa, ekspresi wajah Si JAGO yang tersenyum hangat dan bersahabat mencerminkan pelayanan Puskesmas Pejagoan yang ramah, menenangkan, dan memberikan kenyamanan psikologis bagi setiap pasien. Sikap tubuh yang terbuka melambangkan inklusivitas, penerimaan, serta dukungan terhadap kesehatan mental masyarakat.
Setiap elemen visual pada Si JAGO juga memiliki makna mendalam. Jas putih medis melambangkan profesionalisme, kebersihan, dan kepercayaan terhadap layanan kesehatan. Aksen hijau mencerminkan penyembuhan, ketenangan jiwa, dan pertumbuhan. Bulu berwarna oranye keemasan melambangkan kehangatan pelayanan, optimisme, dan vitalitas masyarakat Pejagoan. Sementara stetoskop menjadi simbol kesiapsiagaan tenaga kesehatan dalam mendiagnosis dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati.
Lebih dari itu, nama JAGO juga kami maknai sebagai akronim budaya hidup sehat:
• J: Jiwa yang tenang (Sehat Mental)
• A: Aktivitas fisik terjaga (Sehat Fisik)
• G: Gizi seimbang (Pencegahan stunting dan penyakit)
• O: Optimis sehat (Pola pikir positif)
Kami berharap kehadiran Si JAGO dapat menjadi media edukasi kesehatan yang komunikatif, menyenangkan, dan mudah diterima oleh seluruh lapisan masyarakat, sekaligus memperkuat identitas dan semangat pelayanan Puskesmas Pejagoan.
Akhir kata, kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan seluruh masyarakat, mitra, dan pemangku kepentingan. Mari bersama-sama menyongsong Tahun 2026 dengan semangat baru untuk mewujudkan masyarakat Pejagoan yang sehat jiwa, sehat raga, dan sejahtera selamanya.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
dr. Timbul Pranoto, M.Sc
Kepala Puskesmas Pejagoan
