Pererat Soliditas, Dinkes PPKB Kabupaten Kebumen dan Puskesmas Pejagoan Targetkan Akselerasi Pelayanan di 2026
Pererat Soliditas, Dinkes PPKB Kabupaten Kebumen dan Puskesmas Pejagoan Targetkan Akselerasi Pelayanan di 2026
PEJAGOAN – Mengawali tahun dengan semangat sinergi, Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Kebumen menggelar apel bersama jajaran Puskesmas Pejagoan pada Selasa pagi (27/01/2026). Bertempat di pelataran parkir belakang Puskesmas, momentum ini menjadi ajang penguatan komitmen lintas sektor demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Apel dipimpin langsung oleh Ibu Wiwi Agustina Kristianti, S.Sos., perwakilan dari Dinkes dan PPKB Kabupaten Kebumen. Dalam amanatnya, Ia menekankan bahwa tahun 2026 harus menjadi tahun lompatan kualitas bagi Puskesmas Pejagoan melalui kerja sama yang lebih solid antara dinas dan unit pelaksana teknis.
Fokus Utama: Penurunan AKI, AKB, dan Stunting
Ibu Wiwi memberikan perhatian khusus pada tiga isu krusial: Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), dan pengentasan stunting. Untuk menekan angka-angka tersebut, beliau menginstruksikan langkah preventif dan administratif yang sangat ketat bagi para tenaga medis, khususnya bidan dan dokter:
- Kepatuhan Wewenang: Bidan dilarang keras melakukan tindakan medis yang melebihi batas kewenangannya demi keselamatan pasien.
- Kedisiplinan Data: Seluruh bidan desa diwajibkan melakukan pengisian kohort ibu hamil secara akurat serta tertib dalam menginput data pada aplikasi digital seperti Sigizi, ASIK, Kesga, dan CKG.
- Prosedur Rujukan: Dokter dan bidan wajib mengisi buku KIA secara lengkap. Kasus risiko tinggi seperti pre-eklampsi harus segera dirujuk tanpa memandang usia trimester kehamilan.
- Transparansi Keuangan dan Persiapan Audit 2026
- Selain urusan medis, aspek manajerial tidak luput dari sorotan. Ibu Wiwi menekankan pentingnya kerapian dan ketelitian dalam penyampaian laporan keuangan. Hal ini berkaitan dengan rencana pengawasan yang lebih ketat di tingkat kabupaten.
"Tahun 2026, terdapat enam Puskesmas yang akan diaudit terkait pertanggungjawaban keuangan. Persiapkan dengan maksimal dan transparan," tegasnya.
Terkait program Cek Kesehatan Gratis (CKG), Puskesmas Pejagoan juga diminta untuk segera menyiapkan laporan hasil pelaksanaan yang telah berjalan sebagai bentuk akuntabilitas pelayanan kepada masyarakat.
Menuju Pelayanan yang Lebih Responsif
Apel bersama ini ditutup dengan sesi koordinasi singkat yang diharapkan mampu menyatukan visi seluruh tenaga kesehatan di Pejagoan. Dengan komunikasi yang searah antara Dinas Kesehatan dan Puskesmas, diharapkan masyarakat Pejagoan dapat merasakan layanan kesehatan yang lebih cepat, tepat, dan humanis di sepanjang tahun 2026. The Wish
