MASA REMAJA PERIODE KRUSIAL MEMBENTUK EMOSIONAL
MASA REMAJA PERIODE KRUSIAL MEMBENTUK EMOSIONAL
Puskesmas Pejagoan pada hari ini mendapatkan kepercayaan menjadi narasumber dalam gelar P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) SMK VIP AL Huda Kebumen, Kamis (22/05/2025). Sebagai narasumber, dr. Arum Laksmita Dewi memberikan materi akan pentingnya kesehatan jiwa dan mental pada usia remaja.
Kesehatan mental merupakan kondisi dimana individu memiliki kesejahteraan yang tampak dari dirinya yang mampu menyadari potensinya sendiri, memiliki kemampuan untuk mengatasi tekanan hidup normal pada berbagai situasi dalam kehidupan, mampu bekerja secara produktif dan menghasilkan, serta mampu memberikan kontribusi kepada komunitasnya, ungkap dr. Arum. Masa remaja merupakan periode krusial untuk membentuk kebiasaan sosial dan emosional yang esensial bagi kesehatan mental. Ini mencakup penerapan pola tidur yang sehat, rutin berolahraga, pengembangan keterampilan menghadapi masalah, pemecahan masalah, dan keterampilan interpersonal, serta belajar mengelola emosi.
Lingkungan yang mendukung dan melindungi baik di rumah, sekolah, dan masyarakat sangat penting dalam proses ini. Secara global, diperkirakan 1 dari 7 (14%) anak usia 10–19 tahun mengalami kondisi kesehatan mental, namun sebagian besar kondisi ini masih belum diketahui dan diobati. Remaja dengan kondisi kesehatan mental sangat rentan terhadap pengucilan sosial, diskriminasi, stigma (yang mempengaruhi kesiapan untuk mencari bantuan), kesulitan pendidikan, perilaku mengambil risiko, kesehatan fisik yang buruk, dan pelanggaran hak asasi manusia.
Sejumlah 180 peserta baik kelas X dan XII mengikuti kegiatan ini dengan antusias dan saling berinteraksi dengan narasumber. Simpulan yang dapat diambil dari materi yang disampaikan oleh dr. Arum adalah bahwa kesehatan mental merupakan aspek penting dari kesejahteraan kita. Dengan memahami pentingnya kesehatan mental, kita dapat mengambil langkah-langkah untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan mental kita sendiri, serta membantu orang lain yang mengalami masalah kesehatan mental. Jangan ragu untuk mencari bantuan profesional jika diperlukan. Mai
