Antisipasi TBC dan Stunting, Puskesmas Pejagoan Gelar Tes Mantoux serta Penyuluhan di Desa Kebulusan
Antisipasi TBC dan Stunting, Puskesmas Pejagoan Gelar Tes Mantoux serta Penyuluhan di Desa Kebulusan
PEJAGOAN – Sebagai langkah nyata menekan angka penyakit menular dan gangguan tumbuh kembang, Puskesmas Pejagoan menggelar Kelas Balita dan skrining kesehatan di Aula Desa Kebulusan, Senin (2/3/2026). Kegiatan ini fokus pada pelaksanaan Tes Mantoux bagi 16 balita serta pemberian edukasi kesehatan bagi para orang tua. Langkah preventif ini menyasar balita dengan indikasi stunting, wasting, serta mereka yang diduga memiliki riwayat kontak erat dengan penderita Tuberkulosis (TBC).
Edukasi ISPA dan Gizi Seimbang
Dalam sesi penyuluhan, dr. Alicia Arnetta Win Fabiola memberikan pemaparan mendalam mengenai Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Dalam penyuluhannya Ia menjelaskan bahwa ISPA merupakan infeksi yang menyerang saluran pernapasan mulai dari hidung hingga paru-paru. Para orang tua dihimbau untuk waspada jika balita menunjukkan gejala seperti: Batuk dan pilek disertai demam, sakit tenggorokan, nafas cepat atau sesak serta anak menjadi sangat rewel. "Pencegahan ISPA dapat dilakukan sejak dini melalui imunisasi lengkap, pemberian ASI eksklusif hingga usia 2 tahun, menjaga kebersihan, menghindari paparan asap rokok, dan yang terpenting adalah pemberian gizi seimbang," jelas dr. Netta di hadapan para peserta.
Gerak Cepat Tekan Angka TBC
Selain materi ISPA, petugas juga memberikan edukasi mengenai penanganan stunting dan pola gizi balita. Puncak kegiatan ditandai dengan pelaksanaan Tes Mantoux, yaitu penyuntikan cairan tuberkulin ke lapisan bawah kulit lengan untuk mendeteksi infeksi bakteri penyebab TBC. Catur Hernawati, pelaksana program TBC Puskesmas Pejagoan, berharap langkah proaktif ini efektif dalam memetakan dan menekan angka penderita TBC di wilayah kerja mereka. Hasil tes mantoux ini akan dipantau kembali setelah 48–72 jam, tepatnya pada hari Rabu (4/3), untuk melihat ada tidaknya reaksi pembengkakan pada area suntikan sebagai indikator klinis. Nett
