Upaya Putus Rantai Penularan TB, Puskesmas Pejagoan Gelar Skrining Mantoux di Desa Kuwayuhan
Upaya Putus Rantai Penularan TB, Puskesmas Pejagoan Gelar Skrining Mantoux di Desa Kuwayuhan
PEJAGOAN – Dalam upaya menekan angka kasus Tuberkulosis (TB) sejak dini, Puskesmas Pejagoan melaksanakan kegiatan skrining massal melalui pemeriksaan Mantoux bagi anak-anak dan kelompok berisiko. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat di Posyandu Desa Kuwayuhan pada Rabu, 15 April 2026.
Deteksi Dini untuk Masa Depan Sehat
Langkah proaktif ini diambil untuk mendeteksi infeksi TB secara dini, terutama pada kasus TB Laten yang sering kali tidak menunjukkan gejala pada anak-anak. Dengan deteksi cepat, tim medis dapat memberikan terapi pencegahan yang tepat sebelum kondisi kesehatan anak memburuk atau menularkan bakteri ke lingkungan sekitar.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Catur Hernawati selaku penanggungjawab program TBC bersama dr. Septian Choirul ASY, didampingi oleh tim perawat dan bidan dari Puskesmas Pejagoan, serta dibantu secara aktif oleh para kader kesehatan Desa Kuwayuhan.
Alur Pelaksanaan Kegiatan
Acara dimulai pukul 08.45 WIB dengan pembukaan oleh Kepala Desa Kuwayuhan, H. Akhmad Mujamil Mustofa, S.Sos yang kemudian dilanjutkan dengan sesi edukasi kesehatan. Beberapa tahapan yang dilalui peserta meliputi:
- Penyuluhan Edukasi: dr. Septian beserta tim memberikan pemahaman mendalam mengenai bahaya TB dan pentingnya skrining bagi kontak erat pasien.
- Pemeriksaan Fisik: Petugas melakukan skrining awal berupa anamnesis serta pengukuran tinggi dan berat badan menggunakan metode Z-Score pada buku KIA untuk memantau status gizi anak.
- Pelaksanaan Tes Mantoux: Penyuntikan cairan tuberkulin dilakukan secara intradermal kepada anak-anak dan masyarakat berisiko.
- Pencatatan & Monitoring: Petugas mendata seluruh peserta dan memberikan instruksi mengenai jadwal pembacaan hasil.
Catatan Penting: Hasil tes Mantoux tidak dapat langsung diketahui. Peserta dijadwalkan kembali pada Jumat, 17 April 2026, untuk prosedur pembacaan hasil oleh petugas medis.
Keunggulan Skrining Mantoux
Puskesmas Pejagoan menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pemeriksaan rutin, melainkan memiliki nilai strategis:
- Menemukan Kasus Tersembunyi: Mendeteksi TB laten pada anak yang tampak sehat.
- Pencegahan Total: Memutus rantai penularan di tingkat rumah tangga dan masyarakat.
- Edukasi Kolektif: Meningkatkan kesadaran warga agar tidak lagi menganggap remeh gejala batuk lama atau penurunan berat badan pada anak.
Bagi peserta yang menunjukkan hasil positif pada hari Jumat mendatang, Puskesmas Pejagoan telah menyiapkan protokol tindak lanjut medis yang komprehensif, mulai dari pemeriksaan lanjutan hingga pemberian terapi pencegahan secara gratis. IrUl
