Wujudkan Jajanan Sehat Anak Sekolah, Puskesmas Pejagoan Gelar Sidak Kantin dan Sosialisasi di SD N 2 Pejagoan
Wujudkan Jajanan Sehat Anak Sekolah, Puskesmas Pejagoan Gelar Sidak Kantin dan Sosialisasi di SD N 2 Pejagoan
Peran makanan sangat penting dalam memberikan asupan energi dan zat gizi, terutama bagi anak-anak usia sekolah. Mengingat aktivitas fisik anak yang cukup tinggi, konsumsi makanan dan jajanan di lingkungan sekolah perlu mendapat perhatian khusus, karena makanan sehat merupakan fondasi esensial bagi proses pertumbuhan dan perkembangan mereka.
Namun, di era modern saat ini, semakin banyak varian makanan yang mengabaikan nilai gizi. Banyak jajanan yang menggunakan bahan tambahan kimia berbahaya. Jika dikonsumsi terus-menerus, jajanan yang kurang terjamin kesehatannya berpotensi memicu keracunan, gangguan pencernaan, malnutrisi, hingga berdampak negatif pada penurunan prestasi belajar anak di sekolah.
Sebagai upaya preventif, pendidikan kesehatan memegang peranan penting dalam mengubah perilaku melalui pengalaman belajar. Oleh karena itu, edukasi tambahan bagi para pedagang, penjual makanan, serta pihak sekolah menjadi sebuah kebutuhan mendesak.
Untuk mewujudkan keamanan pangan di lingkungan sekolah, tim dari Puskesmas Pejagoan yang terdiri dari tenaga sanitasi lingkungan dan petugas gizi, melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) kantin sekolah yang dilanjutkan dengan sosialisasi keamanan pangan jajanan anak sekolah di SD N 2 Pejagoan pada Senin (21/9/2026).
Inspeksi keamanan pangan ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai faktor risiko yang ada di lingkungan kantin. "Beberapa pemeriksaan dilaksanakan secara menyeluruh, berawal dari kebersihan tempat, kebersihan alat yang digunakan, serta kebersihan penjual atau karyawan di tempat tersebut," ungkap Maya Triana Putri selaku tenaga sanitasi lingkungan Puskesmas Pejagoan.
Sidak ini menjadi langkah nyata dalam memastikan keamanan aneka jajanan yang beredar di lingkungan SD N 2 Pejagoan. Pangan yang aman dikategorikan sehat apabila terbebas dari cemaran fisik, kimia, dan biologi, sehingga mampu mengoptimalkan asupan energi dan zat gizi anak.
Melalui kegiatan ini, tim Puskesmas Pejagoan juga menekankan pentingnya peran edukasi, monitoring, dan pengawasan secara rutin yang harus dilakukan baik oleh pihak internal sekolah maupun lintas sektor terkait. (Mai)
