Puskesmas Pejagoan Perkuat Komitmen Sanitasi dan Penurunan Stunting Lewat 5 Pilar STBM
Puskesmas Pejagoan Perkuat Komitmen Sanitasi dan Penurunan Stunting Lewat 5 Pilar STBM
PEJAGOAN — Puskesmas Pejagoan kembali meneguhkan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui Pertemuan Implementasi 5 Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Kegiatan ini berlangsung di Aula Puskesmas Pejagoan pada Rabu (2/9/2026).
Kepala Puskesmas Pejagoan, dr. Timbul Pranoto, M.Sc., menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mencapai target sanitasi yang ideal. Menurutnya, STBM bukan sekadar penyediaan sarana fisik, melainkan langkah nyata dalam mengubah perilaku hidup masyarakat.
"Program ini adalah wujud komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. STBM tidak hanya berfokus pada fasilitas fisik, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan dan kesehatan," tegas dr. Timbul.
Pertemuan strategis ini memfokuskan pembahasannya pada penerapan lima pilar STBM, yang meliputi:
-
Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS)
-
Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS)
-
Pengelolaan Makanan dan Minuman Rumah Tangga
-
Pengelolaan Sampah Rumah Tangga
-
Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga
Menariknya, penerapan 5 pilar STBM ini diproyeksikan memberikan kontribusi signifikan terhadap percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Kebumen, khususnya wilayah Kecamatan Pejagoan. Acara ini diselenggarakan sebagai media evaluasi sekaligus perumusan langkah konkret agar budaya hidup bersih dan sehat dapat diterapkan secara menyeluruh.
Tenaga Sanitasi Lingkungan Puskesmas Pejagoan, Maya Triana Putri, S.Tr.Kes., memaparkan pedoman pelaksanaan, format verifikasi, serta target capaian desa STBM. Ia menyebutkan adanya peningkatan target pencapaian pada tahun 2026.
"Untuk pilar 2, 3, dan 4—yaitu CTPS, Pengelolaan Makanan-Minuman, dan Pengelolaan Sampah—target ditingkatkan menjadi 75%. Pilar 5 (Pengelolaan Limbah) ditargetkan mencapai 30%. Sementara itu, pilar pertama (Stop BAB Sembarangan) tetap dipertahankan pada target 100%," jelas Maya.
Maya menambahkan, peningkatan target di seluruh pilar STBM ini diharapkan berdampak langsung pada penurunan angka stunting di wilayah kerja Puskesmas Pejagoan.
Dengan mengusung semangat kolaborasi dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, Kecamatan Pejagoan optimistis mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, serta melahirkan generasi penerus yang bebas stunting. Mai
