Peduli Kesehatan Perempuan, 64 WUS Desa Jemur Ikuti Pemeriksaan IVA Mobile dan Sadanis
Peduli Kesehatan Perempuan, 64 WUS Desa Jemur Ikuti Pemeriksaan IVA Mobile dan Sadanis
PEJAGOAN – Sebagai upaya nyata dalam menekan angka kanker pada perempuan, kegiatan IVA Mobile sukses digelar di Pos Kesehatan Desa (PKD) Kartini, Desa Jemur, Kecamatan Pejagoan, Kabupaten Kebumen pada Selasa (14/7/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 14.00 WIB ini memfokuskan pelayanan pada penyuluhan pencegahan, deteksi dini kanker leher rahim (serviks), serta kanker payudara.
Sebanyak 64 Wanita Usia Subur (WUS) dari Desa Jemur hadir memadati lokasi. Agenda kesehatan ini terlaksana berkat kolaborasi solid antara petugas kesehatan dari Puskesmas Pejagoan, kader Posyandu, serta partisipasi aktif dari warga setempat. Pelayanan pemeriksaan pada kegiatan ini dipimpin langsung oleh tim medis Puskesmas Pejagoan, yaitu bidan Yuli Astuningsari, A.Md.Keb. dan bidan May Ratnasari, A.Md.Keb.
Mengapa Deteksi Dini Kanker Serviks Begitu Penting?
Kanker leher rahim saat ini menduduki peringkat kedua sebagai jenis kanker yang paling sering menyerang perempuan di dunia. Menyadari ancaman besar tersebut, edukasi masif terus digencarkan.
Berbeda dengan jenis kanker lainnya, kanker leher rahim merupakan salah satu kanker yang paling bisa dideteksi sejak fase lesi prakanker. Selain itu, ini adalah satu-satunya kanker yang sudah diketahui pasti penyebabnya, yaitu Human Papillomavirus (HPV). Oleh karena itu, melalui pemeriksaan berkala, perkembangan virus ini menuju stadium kanker dapat dicegah secara total.
Alur Pelayanan dan Edukasi Kesehatan
Rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib dan terstruktur. Sebelum menjalani pemeriksaan inti, para peserta melewati beberapa tahapan klinis yang dipandu oleh petugas:
- Pendaftaran & Skrining Awal: Peserta melakukan registrasi dan pemeriksaan kesehatan dasar meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, tekanan darah, serta anamnesis (wawancara riwayat kesehatan).
- Penyuluhan Kesehatan: Bidan dan tenaga kesehatan memberikan edukasi mendalam mengenai pentingnya screening berkala untuk mendeteksi lesi prakanker sebelum gejala klinis muncul.
- Pemeriksaan Fisik: Peserta menjalani pemeriksaan payudara klinis (Sadanis) dan dilanjutkan dengan pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA).
Mengenal Tes IVA dan Lesi Prakanker
- Tes IVA: Metode skrining sederhana, cepat, dan terjangkau dengan mengoleskan larutan asam asetat (cuka) ke leher rahim. Jika terdapat sel abnormal (lesi prakanker), jaringan akan berubah warna menjadi putih (acetowhite).
- Lesi Prakanker: Area jaringan abnormal di leher rahim akibat infeksi virus HPV yang menetap. Jika fase prakanker ini diabaikan dan tidak ditangani, lesi berpotensi berkembang menjadi kanker invasif dalam kurun waktu 10 hingga 20 tahun.
Antusiasme Tinggi dan Sesi Diskusi Interaktif
Kegiatan tidak hanya bersifat satu arah. Memasuki sesi diskusi dan tanya jawab, suasana di PKD Kartini berlangsung sangat interaktif. Para WUS Desa Jemur menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Mereka aktif mengajukan berbagai pertanyaan kritis seputar kesehatan reproduksi kepada bidan Yuli Astuningsari dan bidan May Ratnasari selaku narasumber.
Melalui program IVA Mobile ini, diharapkan kesadaran kaum perempuan di Desa Jemur dan sekitarnya semakin meningkat, sehingga angka kematian akibat kanker serviks dan payudara dapat ditekan sedini mungkin. The Wish
